 |
| Ini soal apa sih... |
Jantungku
berdebar kencang tak karuan. Tubuh ini rasanya sangat susah sekali bersahabat
dengan intruksi-intruksi dari otakku. Walaupun kuberusaha untuk berpikir, aku
tetap susah menangkap apa yang kuinginkan. Ingin sekali kugerakkan jari ini. Kuingin
dia bergerak, menari dengan gemulai seperti balerina anggun yang bermain di
atas panggung opera Eropa. Kuingin. Kuingin sekali. Kondisiku saat ini sangat
mencekam. Apalagi kalau bukan... ulangan.
Ulangan
matematika lagi.
Beh,
kesal sekali. Ingin sekali rasanya kujambak rambut hitamku yang eksotis ini
(ihiiir). Tapi sayang, pesonaku sangat jauh dari yang namanya depresi. Ya, aku
adalah orang yang sangat memperhatikan penampilan. Mode adalah segalanya
bagiku. Tapi kini, ahhhh, aku sangat depresi. Aku... pasrah.